Informasi terbaru dari sertifikasiguru.uny.ac.id, untuk Pengumuman Hasil Ujian Ulang Ke-1 PLPG guru-guru dari Kementerian Agama :
Semoga bermanfaat ...
Senin, 29 Oktober 2012
Umpan Mancing Ikan Nilem Mangut (Singkong)
Pada dasarnya tujuan memancing adalah mendapatkan ikan, oleh sebab itu berbagai teknik dan usaha dilakukan agar mendapatkan hasil (ikan) yang maksimal. Setelah sebelumnya kami membahas salah satu umpan mancing ikan khas Sungai Cijolang yaitu Nilem Mangut, pada kesempatan ini kami akan mencoba membahas satu lagi Umpan Mancing Ikan Nilem Mangut versi 2 yaitu Umpan Mancing Ikan Nilem Mangut dengan Umpan Singkong. Mengapa Singkong? ya ...!! karena pada dasarnya singkong atau daun singkong adalah makanan favorit Ikan Nilem. Apa alasannya? Jadi dengan umpan singkong mentah ini, ikan nilem akan tertarik kepada singkong, sehingga akan banyak ikan mengumpul dan menggerogoti singkong tersebut, dengan harapan ada ikan yang akan memakan umpan asli dimana terdapat kail kita, jadi pada intinya singkong sebagai penarik perhatian ikan-ikan untuk datang ... :) Untuk teknik mancingnya bisa digantung ataupun diglosor.
Dalam komunitas kami yaitu Angler Sungai Cijolang, Umpan Mancing Ikan Nilem Mangut dengan Umpan Singkong ini sudah tidak asing lagi. Umpan ini sangat cocok digunakan ketika air sungai sedang jernih tentu saja saat di musim kemarau. Pada musim kemarau tahun ini (2012), umpan singkong ini menjadi umpan utama, dan bisa dikatakan hasil dari umpan singkong ini sangat memuaskan.
Adapun untuk Umpan Mancing Ikan Nilem Mangut (Umpan Singkong) ini kami biasa menggunakan 2 jenis yaitu pertama Singkong Mentah dan yang kedua Singkong Bakar.
Berikut adalah tata cara dan gambaran dalam menggunakan Umpan Mancing Ikan Nilem Mangut dengan Umpan Singkong :
Umpan dengan Singkong Mentah
- Carilah sebatang singkong yang ideal, tidak terlalu muda dan tua, untuk jenis singkongnya bisa apa saja ...
- Kupas dan potonglah singkong tersebut dengan ukuran kira-kira 5 cm ...
- Lubangi bagian tengah singkong dengan menggunakan jarum atau lidi yang kuat ...
Masukan senar pancing, gunakan timah (timah ditanam dalam singkong bagian bawah yang telah dilubangi) dan tali untang sebagai penyangga singkong agar tidak merosot .... :) kira-kira gambarnya seperti berikut ini ...
Anda pun siap memancing dengan singkong ... :)
Selamat mencoba ... have a nice fish ...Jumat, 12 Oktober 2012
Cara Mengirim Email Yahoo/Kirim Email dari Yahoo
Email
adalah salah satu sarana komunikasi di dunia internet atau lebih
tepatnya adalah sarana berkirim surat elektronik melalui jalur jaringan
komputer melalui jaringan internet. Setelah sebelumnya kami membahas tentang Cara Membuat Email di Yahoo Mail Indonesia, pada kesempatan ini kami akan mencoba membahas tentang bagaimana cara mengirim email dari yahoo.
Pertama
masuk ke halaman login email yahoo, atau silahkan klik di sini untuk masuk ke yahoo mail indonesia.
silahkan masukan id yahoo dan password anda, setelah itu kemudian tekan tombol Sign In,
lihat seperti gambar dibawah ini :
Kemudian klik tombol Tulis Pesan, seperti gambar dibawah
ini :
Maka akan tampil sebuah halaman pengiriman email seperti gambar dibawah ini, isi
semua kolom yang tersedia, diantaranya :
Kepada :
Alamat email tujuan anda.
CC ( Copy Carbon ) :
Alamat email tujuan apabila lebih dari satu, namun apabila alamat
email tujuan hanya satu maka kolom ini dikosongkan saja.
BCC ( Blind Carbon Copy ) :
Maksud dan tujuannya hampir sama dengan CC hanya saja kalau CC si
penerima akan tahu siapa-siapa saja yang menerima email yang sama dengan
dirinya, sedangkan BCC si penerima email tidak akan mengetahui siapa-siapa saja
yang menerima email seperti dirinya.
Judul :
Adalah: Judul email anda.
Lampiran :
Jika anda mau menambahkan file didalam email anda. Format email
diantaranya Doc, Rar, Pdf, Zip, Mp3 dan lain-lain dengan catatan ukuran file
tidak melebihi dari 25 Mb.
Isilah subjek email anda pada area yang
ditandai tanda (dilingkari)
Jika sudah terisi, langkah terakhir adalah klik Kirim
Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi anda yang memerlukan tentang cara mengirim email dari yahoo. Terima kasih.
Jumat, 05 Oktober 2012
PENGUMUMAN HASIL UJIAN ULANG KE-2 KEMDIKBUD
Berikut adalah informasi terbaru tentang PENGUMUMAN HASIL UJIAN ULANG KE-2 KEMDIKBUD, yang berhasil kami dapatkan dari sertifikasiguru.uny.ac.id :
Sehubungan dengan hasil rapat penentuan kelulusan ujian ulang ke-2 pada
tanggal 28 September 2012, bersama ini kami informasikan bahwa
pengumuman hasil ujian ulang ke-2 bagi guru-guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah bisa DIDOWNLOAD, untuk mendownload PENGUMUMAN HASIL UJIAN ULANG KE-2 KEMDIKBUD, silakan Klik Disini
Rabu, 26 September 2012
Lubuk Larangan, Modal Sosial Masyarakat Mandailing I mandailing.org
BAGI masyarakat Mandailing di Sumatera Utara, sungai
adalah berkah alam sebagai modal untuk kepentingan sosial. Hal itu
pulalah yang mendorong warga berlomba-lomba membuat lubuk larangan,
hingga kini.
Setelah melalui kesepakatan bersama, sebagian aliran
sungai yang melintasi di desa kemudian ditetapkan sebagai wilayah
yang terlarang untuk diambil hasil ikannya selama jangka waktu tertentu.
Biasanya 6-12 bulan. Setelah panen, panitia kemudian membuka lubuk
larangan untuk umum dan hasil pengelolaannya digunakan untuk berbagai
keperluan pembangunan desa, menyantuni anak-anak yatim, dan mendanai
berbagai kegiatan sosial yang lain.
Sistem pengelolaan lubuk larangan ini bisa kita
temui di desa-desa yang dilalui aliran Sungai Batang Gadis, mulai
dari bagian hulu di kawasan Pakantan, ke arah hilir hingga ke daerah
Panyabungan; dan juga di sepanjang Sungai Batang Natal dan beberapa
anak sungai di Kecamatan Batang Natal. Bahkan, sistem ini kini telah
berkembang luas di seluruh Mandailing Natal, dan sebagian Tapanuli
Selatan.
LUDDIN Hasibuan (43), Ketua Pengurus Lubuk Larangan
Desa Aek Ngali, mengatakan, untuk membuat lubuk larangan harus dimulai
dengan musyawarah desa untuk menentukan batas-batas lubuk larangan.
Tanpa kesepakatan bersama, lubuk larangan tidak bisa dibuat. Kemudian
warga iuran sebagai modal mendatangkan "orang pintar"
(dukun) dan untuk membeli bibit ikan.
Setelah sang dukun membaca doa-doa, kemudian diumumkan
kepada masyarakat desa dan desa-desa tetangga bahwa sungai itu telah
menjadi lubuk larangan. "Biasanya tak ada yang berani menangkap
ikan di lubuk larangan," katanya.
Bagi yang melanggar akan didenda Rp 500.000 per
orang. Sanksi lain yang lebih ditakuti warga yaitu hukuman moral
dan kutukan. "Masyarakat sini masih percaya, orang yang berani
mengambil ikan di lubuk larangan akan sakit, dan bisa mati jika
tidak diobati dukun yang telah menjaga lubuk larangan tersebut,"
kata Luddin.
Secara tak langsung, pengelola lubuk larangan juga
mengandung nilai-nilai konservasi, bisa menjaga kualitas air sungai
karena warga desa akan menjaga sungai tidak tercemar agar panen
ikan bisa melimpah. Sistem lubuk larangan adalah satu bukti sistem
tradisional yang mampu menjaga alam secara lestari.
Sumber artikel : http://www.mandailing.org/ind/lingkungan01.html
Sumber foto : http://article.wn.com
Langganan:
Postingan (Atom)






