Senin, 02 Januari 2012

Putusnya Jembatan Gantung Bungsu

Sejak runtuh tiga bulan lalu, Jembatan Gantung Bungsu yang membentang di atas Sungai Cijolang, Kabupaten Ciamis, belum kunjung diperbaiki. Jembatan gantung ini menghubungkan Dusun Garatengah, Desa Sukasari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis dengan Dusun Cipicung, Desa Mandapajaya, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan

"Sampai hari ini Sasak Gantung Bungsu memang belum diperbaiki. Katanya masih menunggu pembiayaan kerjasama antara Ciamis dan Kuningan. Informasinya pengerjaannya baru akan dimulai menjelang akhir Desember ini," ujar Kepala Desa (Kades) Sukasari, Abdullah.
Menurut Abdullah, pascaputusnya sasak gantung Bungsu, 15 September lalu, warga secara swadaya sempat membuat jembatan darurat. "Tetapi sejak  dua bulan lalu, sasak darurat tersebut tidak lagi bisa digunakan lagi karena terbawa hanyut arus Sungai Cijolang yang deras. Sebagai gantinya warga secara swadaya membuat rakit dari susunan batang bambo. Ada satu rakit yang dibuat warga, agar lalu lintas warga di perbatasan tetap jalan," kata Kades Abdullah.
Rakit penyeberangan tersebut dijaga oleh tiga warga secara bergantian siang dan malam. "Warga dua desa yang berbatasan, yang mau ke kebun, ke sawah atau warga Cipicung yang mau menjual hasil bumi ke Pasar Rancah tetap bisa jalan. Juga anak-anak dari Mandapajaya yang bersekolah di SD Sukasari atau SMK/SMA di Rancah tetap bisa menyebrang,"ujarnya.

Namun, jika air Sungai Cijolang benar-benar deras akibat hujan lebat, rakit penyeberangan inipun, kata Abdullah, tetap tak bisa digunakan. "Makanya kalau sudah hujan sering turun seperti sekarang ini warga sangat berharap jembatan gantung Bungsu bisa segera dibangun," ujar Abdullah. 


Sumber :
Tribunjabar
Pemerintahan Desa Sukasari

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, jangan sungkan ...